Kita semua selalu ditanamkan sifat untuk gemar menabung sedari kecil.
Mengumpulkan receh demi receh yang kita punya untukkemudian
dimasukkanke celengan sederhana yang terbuat dari tanah liat. Namun,
semakin kita dewasa, menabung tidak sesederhana dulu lagi, apalagi
dengan nominal gaji yang pas-pasan.
Walaupun begitu, sebenarnya
ada beberapa tips jitu yang bisa kamu terapkan supayatetap bisa menabung
dengan pemasukan yang tergolong pas-pasan. Yuk, simak penjabaran
Hipwee selengkapnya!
1. Punya lebih dari 2 rekening tabungan : Cara mudah untuk mengendalikan keinginan menghamburkan uang
Jika
kamu sangat sulit untuk mengendalikan hasrat membelanjakan uang, kamu
bisa menyiasatinya dengan memiliki lebih dari 1 rekening tabungan dengan
bankberbeda.Pilih rekening yang tanpa potongan untuk menyimpan gaji
yang akanditabung dan jangan membuat kartu ATM, supaya menahan godaan
untuk mengambil uang tiap saat. Sedangkan, rekening satunya khusus untuk
uang bulanan yang ingin kamu belanjakan.
Kamu juga perlu
menanamkan pemikiran bahwa nominal uang yang kamu punya hanyalah yang
ada di rekening yang khusus untuk dibelanjakan. Hal ini secara tidak
langsung mampu mengatur pola pikirmu supaya bisa lebih hemat.
PS:
Jangan transfer uang langsung antar bank, karena nantinya akan terkena
potongan. Lebih bijak jika ambil uang dari rekening tabungan kemudian
setor melalui bank.
2.Tetapkantarget pribadi, dalamsebulan kamu tidak boleh menghabiskan lebih dari 30%-50% gaji
Selain
memiliki 2 rekening tabungan untuk mempermudah mengatur pengeluaran,
kamu juga harus menetapkan nominal uang yang akan kamu simpandan uang
yang kamu anggarkan untuk memenuhi kebutuhan dalam sebulan. Besaran
nominalnya bisa kamu tentukan sendiri tergantung besaran pendapatanmu
dalam sebulan.
Simulasi tabungan :
Misal gaji dalam 1 bulan : Rp 1.300.000
Untuk ditabung per bulan : 30% x Rp1.300.000 = Rp 390.000
Jumlah tab. dalam 1 tahun :12 x Rp390.000 = Rp 4.680.000
atau
Misal gaji dalam 1 bulan : Rp 2.000.000
Untuk ditabung per bulan : 50 % x Rp 2.000.000 = Rp 1.000.000
Jumlah tab. dalam 1 tahun :12 x Rp 1.000.000 = Rp 12.000.000
3.Ikut
asuransi kesehatan dengan biaya nominal menengah, tidak hanya penting
untuk kesehatan tapi kamu juga dipaksa untuk menyisihkan pendapatan
Jika
menyisihkan uang terasa sulit bagimu, kamu mulai bisa mengambil
asuransi kesehatan. Tidak hanya penting karena mengcover biaya perawatan
sewaktu kamu sakit, kamu juga bisa menjadikannya ajang untuk menabung.
Kamu bisa mengambil nominal menengah dengan biaya yang tidak terlalu
menguras pendapatan. Selain itu, melalui program asuransi kesehatan kamu
juga jadi dipaksa menabung karena uang yang kamu setorkan baru bisa
diambil kembali sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan.
Angsuran asuransi kesehatan tiap bulan Rp 500.000
Dalam jangka waktu 5 tahun : Rp 500.000 x 60 bulan = Rp 30.000.000
4. Selain asuransi, kamu bisa juga ikut program arisan yang diadakan bersama kawan-kawan
Selain
asuransi kesehatan, ikut arisan bersama teman-teman juga bisa kamu
jadikan ajang untuk menabung. Tentunya kamu juga harus teliti terlebih
dahulu sebelum memilih jenis arisan. Pastikan bahwa besaran biaya iuran
masih terjangkau kantong dengansistem arisan yang jelas.
Iuran arisan sebulan Rp 100.000
Dalam 6 bulan, minimal : 6 x Rp 100.000 = Rp 600.000
1 tahun, minimal : 12 xRp 100.000 = Rp 1.200.000
5.Membeliemas dengan sistem kredit juga bisa kamu jadikan ajang investasi kecil-kecilan untuk masa depan
Emas
bisa kamu jadikan pilihan tepat berinvestasi. Selain harga emas yang
relatif stabil, pembayarandengan cara mengangsur merupakan kemudahan
yang bisa kamu peroleh dengan gaji yang pas-pasan. Emas yang kamu beli
bisa diangsur dalam jangka waktu tertentu sesuai keinginan, tanpa bunga
dengan uang muka sekitar 25-40%.
misal harga emas 1 gram Rp 500.000
5 gram emas : 5 xRp 500.000 = Rp 2.500.000
DP : 25% x Rp2.500.000 = Rp 625.000
Sisa biaya :Rp 2.500.000 –Rp 625.000 = Rp 1.875.000
Simulasi cicilan per bulan dalam jangka waktu 1 tahun =Rp 1.875.000 : 12 = Rp 156.250
PS : Kamu bisa menjual kembali emas yang kamu miliki setelah jangka waktu 2-3 tahun
6. Tidak hanya meminimalisir pemakaian kartu ATM, kamu juga perlu memikirkan ulang faedahnya memiliki kartu kredit
Tidak
hanya mengurangi pemakaian kartu ATM, kamu juga bisa menolak memiliki
kartu kredit. Jika ditelaah lebih jauh, kartu kredit lebih banyak
memiliki kerugian daripada keuntungan. Karena sebenarnya tanpa memiliki
uangpun kamu bisa memiliki kartu kredit dan membelanjakannya. Kemudian
barulah tagihan dari Bank akan datang setiap bulannya beserta dengan
bunga harian yang semakin menggelembung jumlahnya.
7. Siasati kebiasaan nongkrongdan pacaran di tempat-tempat yang sedang memberikan penawaran kupon diskon
Walaupun
kamu harus mengencangkan ikat pinggang dan menabung demi masa depan,
tetapi kamu tetap masih bisa bersenang-senang kok. Cara mudah
menyiasatinya adalah dengan rajin-rajin mencari informasi mengenai
penawaran potongan harga maupun kupon diskon. Bahkan, sekarang kamu bisa
mengeceknya via online, karena ada website tertentu yang menyediakan
informasi mengenai tempat makan enak yang sedang mengadakan promosi.
8. Buat skala prioritas dan catat pengeluaran sertapemasukan tiap bulannya
Membuat
skala prioritas sangat penting untuk mengendalikan pengeluaran bulanan.
Di awal bulan, kamu bisa membuat skala prioritas selama satu bulan ke
depan. Sehingga kamu bisa lebih terarah dan jelas dalam mengalokasikan
uang pendapatanmu. Kemudian, biasakanlah menyimpan struk atau nota
supaya kamu bisa membuat catatan pembukuan kecil pengeluaranharianmu.
Memang terasa ribet pada awalnya, namun hal ini lama kelamaan akan
membuatmu lebih mudah untuk mengendalikan keinginan untuk berbelanja dan
disiplin dalam keuangan.
Tidak sulit ‘kan untuk menabung tiap bulannya walaupun pendapatan pas-pasan? Yuk mulai rajin menabung dari sekarang!
No comments:
Post a Comment