Saturday, 19 December 2015

KRONOLOGI TEWASNYA SUPORTER AREMA


Sekelompok orang tak dikenal dilaporkan menyerang bus yang membawa rombongan suporter Arema.
  • Ini Kronologi Tewasnya Suporter Aremania
    Ian Setiawan/INDOSPORT
  • Ini Kronologi Tewasnya Suporter Aremania
    Ian Setiawan/INDOSPORT
  • Ini Kronologi Tewasnya Suporter Aremania
    Ian Setiawan/INDOSPORT
Arema Cronus harus menjalani laga lanjutan babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman 2015 dalam bayang-bayang duka setelah meninggalnya seorang suporter Aremania dalam sebuah insiden penyerangan terhadap bus suporter oleh orang tidak dikenal dini hari tadi, Sabtu (19/12/15).
Manajemen Singo Edan telah merilis secara resmi kronologi dan ungkapan bela sungkawa atas meninggalnya salah seorang suporter mereka. Suporter bernama Eko Prasetyo (28 tahun), warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, akhirnya meregang nyawa setelah bus yang ditumpanginya dihadang dan dilempati batu oleh sekelompok orang tak dikenal.
Dari informasi yang dihimpun Manajemen Arema Cronus pagi tadi, insiden berdarah itu terjadi sekira pukul 04:45 WIB. Bus yang berisi sekitar 40 orang suporter dihadang dan dilempari batu oleh sekelompok orang tak dikenal ketika melintas di Jl. Raya Mantingan-Sragen.
Selain meninggalnya Eko, dua korban di bus yang sama juga sampai saat ini masih dalam keadaan kritis di Rumah Sakit Umum Daerah Sragen, Jawa Tengah.
CEO Arema Cronus, Iwan Budianto selaku perwakilan Manajemen tim mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya seorang suporter pagi tadi.
"Kami sangat berduka atas meninggalnya Suporter Arema. Semoga ini yang terakhir. Karena Aremania dikenal cinta damai. Mereka datang ke Sleman murni untuk mendukung tim kesayangan," ungkao IB di sela-sela latihan tim Arema di Jogjakarta seperti dikutip dari rilis di laman resmi klub.
Dari kabar yang beredar di media sosial, aparat kepolisian Polsek Ngerampal, Sragen disebut sudah mengamankan sejumlah pelaku pengeroyokan beserta barang bukti seperti batu dan pentungan besi.
"Percayakan semua agar diusut tuntas oleh pihak kepolisian. Kami akan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan," imbuhnya.

No comments:

Post a Comment